————-
Beberapa tukang cukur dan tukang pijat hibahkan waktunya keliling barak-barak. Alangkah iri kita pada kebermanfaatan surgawi! #RenungRelawan
Seorang pedagang Gudheg sedekah dagangan sepekan penuh tuk sarapan pengungsi. Butir nasi, serpih nangka, bertasbih untuknya! #RenungRelawan
Seorang juru masak hotel berbintang ambil cuti 3 pekan untuk layani dapur umum barak. Aroma masakanmu pasti tercium di surga! #RenungRelawan
Seorang warga yang sedianya gelar walimah putrinya gunakan beras & semua anggaran tuk pengungsi. Anak kalian pengantin surga! #RenungRelawan
Seorang warga sederhana sediakan rumahnya nan berkamar 3 untuk tampung 100 orang. Istana surgamu pasti megah sekali Pak! #RenungRelawan
Seorang pedagang kecil ambil tabungan hajinya, sediakan makan pengungsi. Dengan berkaca kupeluk: Kau mabrur sebelum berhaji! #RenungRelawan
Melihat wajah kalian, bagaimana mungkin bisa nasehatkan kesabaran? Ia telah ada ketika kalian dipukul kehilangan nan dahsyat. #RenungRelawan
Bercermin. Jika di kaca itu tampak ketakpantasan, yang harus dibenahi justru kita nan lagi mematut diri, bukan sang bayangan. #RenungRelawan
Kesabaran telah tampak dalam hantaman pertama, ujar Sang Nabi. Yang selanjutnya tugas kita tuk berbagi dengan para terdampak. #RenungRelawan
Sebab semua ujian telah diukur kadarnya tuk tidak lampaui kesanggupan; maka yang diujiNya ialah kemauan, bukan kemampuan. #RenungRelawan
Setiap halangan di jalan kehidupan ditakdir ada tuk satu alasan sederhana: Mengetahui seberapa besar tekad kita melampauinya. #RenungRelawan
————-
Allah, ampuni kami atas segala gerisik hati yang merasa lebih, merasa telah membantu, padahal yang kami perbuat belum apa-apa. #DoaRelawan
Allah, ampuni kami sebab kadang harus memilih mana yang didahulukan sebab keterbatasan, padahal semua perlu dibantu. #DoaRelawan
Allah, ampuni kami hari ini sebab ada saja janji hari kemarin yang belum tertunaikan, dan itu pasti menyakiti. #DoaRelawan
Allah, ampuni kami hari ini yang tak bisa sepenuh hati hadirkan layanan terbaik, sebab ada saja kedirian yang terpikirkan. #DoaRelawan
Allah, ampuni kami hari ini yang tak bisa berlama-lama, padahal mereka masih perlukan telinga nan mendengar & hati nan memahami. #DoaRelawan
Allah, ampuni kami hari ini karena tidak semua tangis dan air mata bisa kami hiburkan tuk jadi senyum bahagia. #DoaRelawan
Allah, ampuni kami hari ini karena tidak semua bahu terguncang bisa kami tenangkan dengan pelukan hangat dan cinta tulus. #DoaRelawan
Allah, ampuni kami hari ini karena tidak semua panggilan yang penuh harap untuk dikunjungi, bisa kami datangi. #DoaRelawan
Allah, ampuni kami hari ini karena tidak semua permintaan bantuan yang kami terima bisa kami jawab, “Ya!” #DoaRelawan
————-
Saya rangkumkan dari twit Ust. Salim A. Fillah, semoga dapat menjadi penyemangat dan pengingat untuk para relawan yang ikhlas bekerja. Untuk inspirasi lebih banyak dan berkelanjutan, silakan follow di: http://twitter.com/safillah dan berkunjung ke blog beliau: http://www.safillah.co.cc. BaarakaLlaahufiikum.. ;)